Assalammualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh. Semoga dengan mengunjungi blog ini dapat menambah pengetahuan bagi kita semua. Amiiin.

Rabu, 17 Oktober 2012

Macam - Macam Organisasi

Organisasi Niaga, Sosial, Regional dan Internasional


A. Pengertian

     1. Organisasi Niaga
         Organisasi ini tujuan utamanya untuk mencari keuntungan. 
          
         Macam-macam organisasi niaga:
         1. Perseroan Terbatas (PT)
             Perusahaan yang modal dan sahamnya milik pribadi dan orang lain.
         2. Perseroan Komanditer (CV)
             Persekutuan yang didirikan oleh seseorang dan beberapa orang mempercayakan sahamnya.
         3. Firma (FA)
             Persekutuan untuk menjalankan usaha antara dua orang atau lebih dengan memakai nama bersama.
         4. Koperasi
             Organisasi bisnis yang dimiliki dan dioperasikan oleh orang-seorang demi kepentingan bersama.
             Koperasi melandaskan kegiatan berdasarkan prinsip gerakan ekonomi rakyat yang berdasarkan asas   
             kekeluargaan.
         5. Join ventura
             Kerjasama dua pihak atau lebih dalam bidang bisnis untuk membentuk sebuah perusahaan baru.
         6. Trust
             Trust adalah gabungan atau kerjasama dari beberapa perusahaan.
         7. Kontel
             Kontel adalah persekutuan berbagai perusahaan yang sejenis yang memiliki perjanjian tertentu .
         8. Holding Company
             Perusahaan yang sahamnya patungan yang biasanya mengawasi 1 atau lebih perusahaan . 
             Kepemilikan  sahamnya bisa sebagian atau keseluruhan.
      
     2. Organisasi Sosial
          Perkumpulan sosial yang dibentuk oleh masyarakat, baik yang berbadan hukum maupun yang tidak  
              berbadan hukum, yang berfungsi sebagai sarana partisipasi masyarakat dalam pembangunan 
              bangsa dan negara. Sebagai makhluk yang selalu hidup bersama-sama, manusia membentuk
              organisasi sosial untuk mencapai tujuan-tujuan tertentu yang tidak dapat mereka capai sendiri.
  • Organisasi Normatif: Adalah pihak elit menjalankan organisasi/ mengawasi anggota lebih dominan menggunakan kekuasaan normatif (persuasif). Bentuk partisipasi anggota adalah dengan komitmen moral.
  • Organisasi Utilitarian: Adalah pihak elit mengawasi anggota dominan menggunakan kekuasaan utilitarian. Partisipasi anggota berdasarkan komitmen perhitungan yaitu pemikiran hubungan bisnis, sangat perhitungkan untung rugi.
  • Organisasi Koersi: Adalah pihak elit menggunakan kekuasaan koersi dalam mengawasi anggotanya. Koersi adalah segala jenis paksaan, ancaman, dan intimidasi yang digunakan untuk mempengaruhi perilaku orang lain.

         3. Organisasi Regional & Internasional
              Organisasi regional mempunyai wilayah kegiatannya bersifat regional, dan keanggotaan hanya 
           diberikan bagi negara-negara pada kawasan tertentu saja. Berikut ini merupakan contoh dari               
                organisasi regional :

           1. APEC : Asia Pasific Economic Cooperation ( organisasi kerja samaa negara-negara  
               kawasan Asia Pasifik di bidang ekonomi )
           2. EEC : Europe Economic Community ( Masyarakat Ekonomi Eropa ) kawasan Eropa
           3. ASEAN : Association of South East Asian Nation

          Organisasi internasional adalah suatu bentuk organisasi dari gabungan beberapa negara atau bentuk 
           unit fungsi yang memiliki tujuan bersama mencapai persetujuan yg juga merupakan isi dari perjanjian 
          atau charter.
         Contoh organisasi-organisasi internasional adalah :
         1. PBB
       2. NATO

B. Perbedaan Organisasi Sosial dan Niaga

     Perbedaan organisasi sosial dan organisasi niaga sangat terlihat jelas dari bentuk dan tujuannya:
     1. Organisasi Niaga adalah Organisasi niaga adalah organisasi yang tujuan utamanya mencari  
         keuntungan. Dilihat dari pengertiannya pun organisasi niaga dibentuk untuk menghasilkan suatu tujuan
         untuk mendapatkan sebuah keuntungan terutama dalam bidang niaga itu sendiri. 
     2. Organisasi Sosial adalah perkumpulan sosial yang dibentuk oleh masyarakat, baik yang berbadan 
         hukum maupun yang tidak berbadan hukum, yang berfungsi sebagai sarana partisipasi masyarakat 
         dalam pembangunan bangsa dan negara. Sebagai makhluk yang selalu hidup bersama-sama, manusia
         membentuk organisasi sosial untuk mencapai tujuan-tujuan tertentu yang tidak dapat mereka capai   
         sendiri.

             Perbedaan organisasi sosial dan niaga dalam cakupan wilayah regional adalah, Organisasi Sosial 
         mempunyai wilayah kegiatannya bersifat regional, dan keanggotaan hanya diberikan bagi negara-
         negara pada kawasan tertentu saja.

C. Tahapan Tahapan Dalam Membentuk Sebuah Organisasi

     Pada dasarnya, pembentukan kelompok dan organisasi sosial dapat diawali dengan adanya persepsi,  
     perasaan atau motivasi, dan tujuan yang sama dalam memenuhi kebutuhannya. Dalam proses selanjutnya
     didasarkan adanya hal-hal berikut:
  1. Persepsi: Pembagian kelompok didasarkan pada tingkat kemampuan intelegensi yang dilihat dari pencapaian akademis. Misalnya terdapat satu atau lebih punya kemampuan intelektual, atau yang lain memiliki kemampuan bahasa yang lebih baik. Dengan demikian diharapkan anggota yang memiliki kelebihan tertentu bisa menginduksi anggota lainnya.
  2. Motivasi: Pembagian kekuatan yang berimbang akan memotivasi anggota kelompok untuk berkompetisi secara sehat dalam mencapai tujuan kelompok. Perbedaan kemampuan yang ada pada setiap kelompok juga akan memicu kompetisi internal secara sehat. Dengan demikian dapat memicu anggota lain melalui transfer ilmu pengetahuan agar bisa memotivasi diri unuk maju.
  3. Tujuan: Terbentuknya kelompok karena memiliki tujuan untuk dapat menyelesaikan tugas-tugas kelompok atau individu.
  4. Organisasi: Pengorganisasian dilakukan untuk mempermudah koordinasi dan proses kegiatan kelompok. Dengan demikian masalah kelompok dapat diselesaikan secara lebih efesien dan efektif.
  5. Independensi: Kebebasan merupakan hal penting dalam dinamika kelompok. Kebebasan disini merupakan kebebasan setiap anggota untuk menyampaikan ide, pendapat, serta ekspresi selama kegiatan. Namun demikian kebebasan tetap berada dalam tata aturan yang disepakati kelompok.
  6. Interaksi: Interaksi merupakan syarat utama dalam dinamika kelompok, karena dengan interaksi akan ada proses transfer ilmu dapat berjalan secara horizontal yang didasarkan atas kebutuhan akan informasi tentang pengetahuan tersebut.

D. Rentang Kendala (Span of Control)

           Sering disebut juga Span of Management, Span of Executive atauSpan of Authority.
   Adalah batas jumlah bawahan langsung yang dapat dipimpin dan dikendalikan secara  
   efektif oleh seorang manager.

    PERLUNYA RENTANG KENDALI

     1.Keterbatasan waktu
     2.Keterbatasanpengetahuan
     3.Keterbatasan kemampuan
     4.Keterbatasan perhatian

     Rentang Kendali setiap pemimpin/ manager tidak sama(relatif).

E. Kebaikan dan Keburukan Dari Bentuk-Bentuk Organisasi

    1.Piramida mendatar (flat)‏.
         ciri-ciri :
  •  Jumlah satuan organisasi tidak banyak sehingga tingkat-tingkat hirarki kewenangan sedikit .
  • Jumlah pekerja (bawahan) yang harus dikendalikan cukup banyak .
  • Format jabatan untuk tingkat pimpinan sedikit karena jumlah pimpinan relatif kecil.


     2.Piramida terbalik.
         Organisasi piramida terbalik salah satu unit dari tipe piramida  terbalik ialah jumlah jabatan  pimpinan 
         lebih besar daripada jumlah pekerja. Organisasi ini hanya cocok untuk organisasi -organisasi yang
         pengangkatan  pegawainya berdasarkan atas  jabatan fungsional seperti  organisasi-organisasi/lembaga
        – lembaga penelitian, lembaga – lembaga pendidikan.

     3.Tipe Kerucut.
         ciri-ciri :
  • Jumlah satuan organisasi banyak sehingga tingkat-tingkat hirarki/kewenangan banyak.
  • Rentang kendali sempit.
  • Pelimpahan wewenang dan tanggungjawab dapat dilakukan sampai kepada  pejabat/pimpinan yang bawah/rendah.
  • Jarak antara pimpinan tingkat atas dengan pimpinan tingkat bawah terlalu jauh.
  • Jumlah informasi jabatan cukup besar.


Kebaikan dan keburukan organisasi garis dan staff.
Struktur Organisasi merupakan suatu susunan dan hubungan antara tiap bagian serta posisi yang ada pada suatu organisasi atau perusahaan dalam menjalankan kegiatan operasional untuk mencapai suatu tujuan. Struktur Organisasi menggambarkan dengan jelas pemisahan kegiatan pekerjaan antara yang satu dengan yang lain dan bagaimana hubungan aktivitas dan fungsi dibatasi. Dalam struktur organisasi yang baik harus menjelaskan hubungan wewenang siapa melapor kepada siapa. Struktur suatu Organisasi menggambarkan bagaimana organisasi itu mengatur dirinya sendiri, bagaimana mengatur hubungan antar orang dan antar kelompok.
Karena struktur Organisasi merupakan suatu keputusan yang diambil oleh organisasi itu sendiri berdasakan situasi, kondisi dan kebutuhan organisasi. Struktur suatu Organisasi ada kaitannya dengan tujuan, sebab struktur organisasi itu adalah cara organisasi itu mengatur dirinya untuk bisa mencapai tujuan yang ingin dicapainya.

Bentuk-bentuk organisasi diantaranya yaitu :
1.Organisasi Garis
Merupakan bentuk organisasi tertua dan paling sederhana, diciptakan oleh Henry Fayol. Ciri-ciri bentuk organisasi ini yaitu organisasinya masih kecil, jumlah karyawan sedikit dan saling mengenal serta spesialisasi kerja belum tinggi. Pada jenis organisasi ini, garis bersama dari kekuasaan dan tanggung-jawab bercabang pada setiap tingkat pimpinan, dari yang teratas sampai yang terbawah. Setiap atasan mempunyai sejumlah bawahan dan masing-masing bawahan meberikan pertanggung-jawabannya kepada atasannya. Dalam hal ini seseorang hanya bertanggung-jawab pada satu atasan. Oleh karena itu pada jenis organisasi ini, atasan dituntut untuk memiliki pengetahuan yang luas, karena is tidak memiliki staff (pembantu ahli). Jenis ini sesuai untuk perusahaan kecil. Organiasai garis ini mempunyai kebaikan dan kelemahan.
Adapun kebaikan dari organisasi garis yaitu :
-Kesatuan dalam pimpinan dan perintah.
-Pengambilan keputusan lebih cepat.
-Solidaritas karyawan tinggi
-Biayanya rendah.
Keburukan Organiasasi garis yaitu : :
-Tidak bergantung pada satu pimpinan , Shingga , jika ia tidak mampu akan mempengaruhi kelangsungan hidup organisasi tersebut.
-Adanya kecenderungan pimpinan untuk bertindak otokratis.
-Perkembangan kesempatan karyawan terbatas.
2.Organisasi Garis dan Staf.
Dianut oleh organisasi besar, daerah kerjanya luas dan mempunyai bidang tugas yang beraneka ragam serta rumit dan jumlah karyawannya banyak. Staf yaitu orang yang ahli dalam bidang tertentu tugasnya memberi nasihat dan saran dalam bidang kepada pejabat pimpinan di dalam organisasi. Organisasi ini banyak digunakan oleh perusahaan besar yang daerah operasionalnya luas serta memilki bidang tugas yang kompleks. Di sini kesatuan perintah juga dipertahankan, atasan memiliki bawahan tertentu dan bawahan hanya menerima perintah dari seorang atasan. Kepada atasan tersebut bawahan harus bertanggung-jawab atas pelaksanaan pekerjaannya. Dalam hal ini terdapat satu atau beberapa staf. Dalam struktur organisasi garis dan staff juga dijumpai adanya kebaikan dan keburukan.
Kebaikan organisasi garis dan staff yaitu :
-Relevan untuk perusahaan besar.
-Keputusan lebih rasional karena adanya staff ahli.
-Dapat mewujudkan “ The right man , in the right place “.
Keburukan organisasi garis dan staff adalah :
-Organisainya rumit karena kompleksnya susunan organisasi serta membutuhkan biaya tinggi.
-Koordinasi kadang-kadang sukar diterapkan.
-Solidaritas sesama karyawan berkurang karena jumlahnya yang banyak sehingga memungkinkan mereka untuk tidak lagi saling mengenal.



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Daftar Isi